PATI.Transvaransijateng.com – Suasana panen raya di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, dipenuhi keceriaan. Para petani menyambut musim panen dengan penuh rasa syukur karena hasil produksi padi dinilai memuaskan, ditambah harga gabah yang relatif tinggi di tingkat petani.
Sejak pagi hari, aktivitas panen terlihat di berbagai areal persawahan. Sejumlah petani memanen padi menggunakan alat modern maupun secara gotong royong. Kondisi cuaca yang mendukung turut memperlancar proses panen sehingga hasil gabah dapat segera dikumpulkan dan dipasarkan.
Salah seorang petani mengaku bersyukur karena harga gabah saat ini mampu memberikan nilai jual yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Alhamdulillah, panen kali ini hasilnya bagus dan harga gabah juga tinggi. Semoga kondisi ini terus bertahan sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujarnya.
Desa Wotan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian cukup besar di Kecamatan Sukolilo. Sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat setempat, terutama komoditas padi yang menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga petani.
Masyarakat berharap stabilitas harga gabah dapat terus terjaga, sehingga petani memperoleh keuntungan yang layak dari hasil kerja keras mereka. Selain itu, dukungan pemerintah melalui penyediaan pupuk, irigasi, dan pendampingan kepada petani diharapkan terus ditingkatkan guna menjaga produktivitas serta mendukung ketahanan pangan daerah.
Panen raya tahun ini menjadi momentum yang membawa optimisme bagi para petani Desa Wotan. Dengan hasil panen yang baik dan harga gabah yang menguntungkan, mereka berharap sektor pertanian semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati.
Red












